Kamis, 01 Juli 2021

TUGAS MANDIRI 06 PENGANTAR MANAJEMEN KAMPUS MILENIAL ITBI

 

Nama          : Junita Simanjuntak

Kelas            : Pagi

Prodi            : D3 Akuntansi

 

 

 

1.   Konsep -konsep motivasi dasar/teori awal tentang motivasi yakni sebagai berikut

 

A.   Teori Hirarki Kebutuhan Maslow

Mungkin bisa dikatakan bahwa teori motivasi yang paling terkenal adalah hierarki kebutuhan yang diungkapkan Abraham Marslow. Hipotesisnya mengatakan bahwa didalam diri semua manusia bersemayam 5 jenjang kebutuhan yaitu sebagai berikut :

1)   Psikologis : antara lain rasa lapar, haus , perlindungan ( pakaian dan perumahan ),seks dan kebutuhan jasmani lain.

2)   Keamanan     :antara lain keselamatan dan perlindungan terhadap kerugian fisik dan emosional.

3)   Sosial            :mencakup kasih sayang , rasa memiliki, diterima baik dan persahabatan.

4)   Penghargaan :mencakup faktor penghormatan diri seperti harga diri, otonomi,prestasi, serta faktor penghormatan diri dari luar, seperti misalnya status,pengakuan , dan perhatian.

5)   aktualisasi diri : dorongan untuk menjadi seseorang atau sesuatu sesuai ambisinya yang mencakup kebutuhan, pencapai potensi, dan pemenuhan kebutuhan diri.

 

B.   Teori X dan Y

Menurut teori X, 4 asumsi yang dipegang para manager adalah sebagai berikut:

a.    karyawan tidak menyukai kerja, dan bila dimungkinkan akan mencoba menghindarinya.

b.   karena karyawan tidak menyukai kerja, mereka harus dipaksa , diawasi atau diancam dengan hukuman untuk mencapai sasaran.

c.    karyawan akan menghindari tanggung jawab dan mencari pengarahan formal bila mungkin.

d.   kebanyakan karyawan menempatkan keamanan diatas semua faktor lain yang terkait dengan kerja dan akan menunjukkan ambisi yang rendah.

McGregor mencatat 4 asumsi positif yang disebutnya sebagai teori Y :

a.    karyawan dapat memandang kerja sebagai kegiatan alami yang sama dengan istirahat atau bermain.

b.   orang orang akan melakukan penghargaan diri dan pengawasan diri jika mereka memiliki komitmen terhadap sasaran.

c.    rata-rata orang dapat belajar untuk dapat menerima bahkan mengusahakan tanggung jawab

d.   kemampuan untuk mengambil memiliki mereka yang berada dalam posisi manajemen.

 

C.   Teori Dua Faktor

a.    Prosedur yang digunakan Herzberg terbatasi oleh metodologinya. Bila semuanya berlangsung baik ,orang cenderung menganggap itu berkat diri mereka, sebaliknya mereka menyalahkan lingkungan luar jika terjadi kegagalan.

b.   Kendala metodologi Herzberg ditanyakan. Karena penilai harus melakukan penafsiran , mungkin mereka dapat mencari penemuan dengan menafsirkan respon tertentu dengan cara tertentu, namun disisi lain memperlakukan respon lain yang serupa dengan cara yang berbeda.

c.    Tidak digunakannya ukuran total kepuasan apapun. Dengan kata lain ,seseorang dapat tidak menyukai bagian dari pekerjaannya, toh masih berfikir bahwa pekerjaan itu dapat diterimanya.

d.   Teori ini tidak konsisten dengan riset sebelumnya. Teori 2 faktor mengabaikan variabel-variabel situasi.

e.    Herzberg mengasumsikan hubungan antara kepuasan dan produktivitasnya.Tetapi metodologi riset yang dia gunakan hanya memandang kepuasan, bukan produktivitas.

 

 

2.   Alderfer beragumen bahwa ada tiga kelompok kebutuhan ini-eksistensi( Existentence

), keterhubungan (Relatedness), dan pertumbuhan (growth) sehingga disebut teori ERG. Kelompok eksistensi memperhatikan tentang pemberikan persyaratan keberadaan materiil dasar kita, mencakup butir butir oleh maslow dianggap sebagai kebutuhan psikologis dan keamanan. Kelompok kebutuhan kedua adalah kelompok keterhubungan- hasrat yang kita miliki untuk memelihara hubungan antar pribadi yang penting. Hasrat sosial dan status menuntut terpenuhinya interaksi dengan orang orang lain, dan hasrat ini sejalan dengan kebutuhan sosial maslow dan komponen eksternal pada klasifikasi penghargaan Marslow. Akhirnya,Alderfer menunjukan kebutuhan pertumbuhan – hasrat intrinsik untuk perkembangan pribadi, yang mencakup komponen intrinsik dari kategori penghargaan Marslow dan karaketristik karakteristik yang tercakup pada aktualisasi diri.

 

3.   Teori kebutuhan menurut McClelland adalah sebagai berikut :

a.    kebutuhan akan prestasi : Dorongan untuk unggul, untuk berprestasi berdasarkan seperangkat standar, untuk berusaha keras supaya sukses.

b.   kebutuhan oleh kekuasaan : kebutuhan untuk membuat orang lain berprilaku dalam suatu cara yang sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berprilaku sebaliknya.

c.    kebutuhan akan kelompok pertemanan.

 

4.   Teori Hanyut dan Motivasi Intrinsik

Suatu unsur penting dari pengalaman flow adalah bahwa motivasinya ini tidak berkaitan dengan sasaran akhir. Kegiatan yang dilakukan manusia ketika mereka mencapai perasaan yang dibatasi waktu itu berasal dari proses aktivitas itu sendiri dan bukannya upaya untuk mencapai sasaran.Dengan demikian ketika seseorang mengalami perasaan hanyut ( flow ), dia benar benar termotivasi secara intrinsik

 

5.   Teori Kesetaraan

Ada empat pembandingan acuan yang dapat digunakan karyawan :

a)    Didalam diri sendiri : Pengalaman karyawan dalam posisi yang berbeda dalam organisasinya yang        sekarang ini.

b)   Di luar diri sendiri : Pengalaman karyawan dalanm situasi atau posisi diluar organisasinya sekarang         ini.

c)    Didalam diri orang lain: Individu atau kelompok individu lain didalam karyawan.

d)   Di luar diri orang lain : Individu atau kelompok individu di luar organisasi karyawan itu.

a.    Kesetaraan Distributif adalah kesetaraan yang dipahami berdasarkan jumlah dan alokasi imbalan ke       para individu.

b.   Kesetaraan Prosedural adalah kesetaraan yang dipahami berdasarkan proses yang digunakan untuk        menetapkan distribusi imbalan.

 

Kamis, 17 Juni 2021

TUGAS MANDIRI 05 PENGANTAR MANAJEMEN KAMPUS MILENIAL ITBI

 

Nama               : Junita Simanjuntak

Kelas               : Pagi

Prodi               : Akuntansi

 

 

 

1.     Perbedaan pengorganisasian dengan struktur organisasi adalah pengorganisasian merupakan salah satu unsur manajemen yaitu melakukan proses kegiatan mulai dari menyusun struktur organisasi sehingga dapat mencapai tujuan organisasi sedangkan organisasi merupakan wadah atau tempat untuk menyatukan orang-orang yang mempunyai tujuan yang sama.

2.    Departementalisasi atau departementasi,secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses penentuan cara bagaimana kegiatan kegiatan dikelompokkan.Departementalisasi merupakan cara dimana organisasi dapat memutuskan pola organisasi yang akan digunakan untuk mengelompokkan kegiatan kegiatan yang bermacam-macam untuk dilaksanakan.

3.    Bentuk organisasi garis

Bentuk organisasi fungsional

Bentuk organisasi garis dan staf

Bentuk organisasi fungsional dan staf

4.    gambar diagram yang dimaksud dengan dari perubahan eksternal dan internal yakni sebagai berikut :

A.   Perubahan eksternal

Perubahan organisasi terjadi karena adanya perbuhan-perubahan dalam berbagai variabel eksternal, seperti sistem politik, ekonomi, teknologi, pasar dan nilai-nilai. Beberapa tipe khusus eksternal penyebab perubahan dapat dijabarkan berikut. Kenaikan biaya dan kelangkaan berbagai sumber daya alam, keamanan karyawan dan peraturan-peraturan anti –polusi, boikot pelanggan, tingkat pendidikan yang lebih tinggi dalam pasar tenaga kerja, tingkat bunga yang tinggi – adalah beberapa contoh faktor faktor lingkungan yang merubah kehidupan orang baik sebagai karyawan maupun langganan dalam tahun-tahun terakhir ini. Berbagai kekuatan eksternal,dari kemajuan teknologi sampai kegiatan-kegiatan persaingan dan perubahan pola kehidupan, dapat menekan organisasi untuk mengubah tujuan, struktur dan metode operasinya.

B.    Perubahan Internal

Tekanan-tekanan untuk perubahan dapat juga datang dari dalam organisasi. Kekuatan-kekuatan perubah internal ini merupakan hasil dari fator-faktor seperti tujuan, strategi,kebijakan manajeral dan teknologi baru, serta sikap dan prilaku para karyawan.

Sebagai contoh, keputusan manajer puncak untuk mengganti tujuan dari pertumbuhan jangka panjang menjadi pencapaian laba jangka panjang-pendek akan mempengaruhi berbagai tujuan banyak departemen dan bahkan mungkin memerlukan reorganisasi.

Perubahan Perubahan eksternal dan internal penyebab perubahan adalah sering saling berhubungan. Hubungan ini trutama merupakan hasil perubahan-perubahan dalam nilai-nilai dan sikap-sikap yang mempengaruhi orang dalam sistem. Orang-orang dengan berbagai sikap baru memasuki organisasi dan menyebabkan perubaan dari alam. Sebagai contoh, banyak perubahan-perubahan seperti program-program perluasan kerja dan kecenderungan menuju partisipasi bawahan yang lebih besar dan pembuatan keputusan, kesamaan perlakuan terhadap tenaga kerja wanita,keamanan kerja wanita, keamanan kerja, kesempatan jabatan yang sama dan perhatian terhadap polusi – menunjukkan tanggapan-tanggapan pada perubahan-perubahan sikap orang-orang terhadap wewenang dan pengharapan akan kepuasan kerja.

5.    Perubahan memang selalu terjadi dan pasti akan selalu terjadi, pimpinan organisasi baik organisasi pemerintah maupun non-pemerintah disamping harus memiliki kepekaan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi diluar organisasi yang dipimpinnya dan mampu memperhitungkan dan mengakomodasikan dampak dari perubahan-perubahan yang terjadi itu,mutlak perlu pula untuk mempunyai  keterampilan dan keberanian untuk melakukan perubahan didalam organisasi demi peningkatan kemampuan organisasional untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Oleh karena itu untuk menghadapi perubahan kita perlu melakukan manajemen perubahan yang berarti upaya yang dilakukan untuk mengelola akibat- akibat yang ditimbulkan karena terjadinya perubahan dalam organisasi. Tidak banyak orang yang suka akan perubahan, namun walau begitu perubahan tidak bisa dihindarkan. Harus dihadapi. Karena hakikatnya memang seperti itu maka diperlukan satu manajemen perubahan agar proses dan dampak dari perubahan tersebut mengarah pada titik positif.

 

TUGAS MANDIRI 06 PENGANTAR MANAJEMEN KAMPUS MILENIAL ITBI

  Nama           : Junita Simanjuntak Kelas             : Pagi Prodi             : D3 Akuntansi       1.    Konsep -konsep mot...