Nama : Junita Simanjuntak
Kelas : Pagi
Prodi : D3 Akuntansi
1. Konsep -konsep motivasi dasar/teori awal tentang motivasi yakni sebagai berikut
A. Teori Hirarki Kebutuhan Maslow
Mungkin bisa dikatakan bahwa teori motivasi yang paling terkenal adalah hierarki kebutuhan yang diungkapkan Abraham Marslow. Hipotesisnya mengatakan bahwa didalam diri semua manusia bersemayam 5 jenjang kebutuhan yaitu sebagai berikut :
1) Psikologis : antara lain rasa lapar, haus , perlindungan ( pakaian dan perumahan ),seks dan kebutuhan jasmani lain.
2) Keamanan :antara lain keselamatan dan perlindungan terhadap kerugian fisik dan emosional.
3) Sosial :mencakup kasih sayang , rasa memiliki, diterima baik dan persahabatan.
4) Penghargaan :mencakup faktor penghormatan diri seperti harga diri, otonomi,prestasi, serta faktor penghormatan diri dari luar, seperti misalnya status,pengakuan , dan perhatian.
5) aktualisasi diri : dorongan untuk menjadi seseorang atau sesuatu sesuai ambisinya yang mencakup kebutuhan, pencapai potensi, dan pemenuhan kebutuhan diri.
B. Teori X dan Y
Menurut teori X, 4 asumsi yang dipegang para manager adalah sebagai berikut:
a. karyawan tidak menyukai kerja, dan bila dimungkinkan akan mencoba menghindarinya.
b. karena karyawan tidak menyukai kerja, mereka harus dipaksa , diawasi atau diancam dengan hukuman untuk mencapai sasaran.
c. karyawan akan menghindari tanggung jawab dan mencari pengarahan formal bila mungkin.
d. kebanyakan karyawan menempatkan keamanan diatas semua faktor lain yang terkait dengan kerja dan akan menunjukkan ambisi yang rendah.
McGregor mencatat 4 asumsi positif yang disebutnya sebagai teori Y :
a. karyawan dapat memandang kerja sebagai kegiatan alami yang sama dengan istirahat atau bermain.
b. orang orang akan melakukan penghargaan diri dan pengawasan diri jika mereka memiliki komitmen terhadap sasaran.
c. rata-rata orang dapat belajar untuk dapat menerima bahkan mengusahakan tanggung jawab
d. kemampuan untuk mengambil memiliki mereka yang berada dalam posisi manajemen.
C. Teori Dua Faktor
a. Prosedur yang digunakan Herzberg terbatasi oleh metodologinya. Bila semuanya berlangsung baik ,orang cenderung menganggap itu berkat diri mereka, sebaliknya mereka menyalahkan lingkungan luar jika terjadi kegagalan.
b. Kendala metodologi Herzberg ditanyakan. Karena penilai harus melakukan penafsiran , mungkin mereka dapat mencari penemuan dengan menafsirkan respon tertentu dengan cara tertentu, namun disisi lain memperlakukan respon lain yang serupa dengan cara yang berbeda.
c. Tidak digunakannya ukuran total kepuasan apapun. Dengan kata lain ,seseorang dapat tidak menyukai bagian dari pekerjaannya, toh masih berfikir bahwa pekerjaan itu dapat diterimanya.
d. Teori ini tidak konsisten dengan riset sebelumnya. Teori 2 faktor mengabaikan variabel-variabel situasi.
e. Herzberg mengasumsikan hubungan antara kepuasan dan produktivitasnya.Tetapi metodologi riset yang dia gunakan hanya memandang kepuasan, bukan produktivitas.
2. Alderfer beragumen bahwa ada tiga kelompok kebutuhan ini-eksistensi( Existentence
), keterhubungan (Relatedness), dan pertumbuhan (growth) sehingga disebut teori ERG. Kelompok eksistensi memperhatikan tentang pemberikan persyaratan keberadaan materiil dasar kita, mencakup butir butir oleh maslow dianggap sebagai kebutuhan psikologis dan keamanan. Kelompok kebutuhan kedua adalah kelompok keterhubungan- hasrat yang kita miliki untuk memelihara hubungan antar pribadi yang penting. Hasrat sosial dan status menuntut terpenuhinya interaksi dengan orang orang lain, dan hasrat ini sejalan dengan kebutuhan sosial maslow dan komponen eksternal pada klasifikasi penghargaan Marslow. Akhirnya,Alderfer menunjukan kebutuhan pertumbuhan – hasrat intrinsik untuk perkembangan pribadi, yang mencakup komponen intrinsik dari kategori penghargaan Marslow dan karaketristik karakteristik yang tercakup pada aktualisasi diri.
3. Teori kebutuhan menurut McClelland adalah sebagai berikut :
a. kebutuhan akan prestasi : Dorongan untuk unggul, untuk berprestasi berdasarkan seperangkat standar, untuk berusaha keras supaya sukses.
b. kebutuhan oleh kekuasaan : kebutuhan untuk membuat orang lain berprilaku dalam suatu cara yang sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berprilaku sebaliknya.
c. kebutuhan akan kelompok pertemanan.
4. Teori Hanyut dan Motivasi Intrinsik
Suatu unsur penting dari pengalaman flow adalah bahwa motivasinya ini tidak berkaitan dengan sasaran akhir. Kegiatan yang dilakukan manusia ketika mereka mencapai perasaan yang dibatasi waktu itu berasal dari proses aktivitas itu sendiri dan bukannya upaya untuk mencapai sasaran.Dengan demikian ketika seseorang mengalami perasaan hanyut ( flow ), dia benar benar termotivasi secara intrinsik
5. Teori Kesetaraan
Ada empat pembandingan acuan yang dapat digunakan karyawan :
a) Didalam diri sendiri : Pengalaman karyawan dalam posisi yang berbeda dalam organisasinya yang sekarang ini.
b) Di luar diri sendiri : Pengalaman karyawan dalanm situasi atau posisi diluar organisasinya sekarang ini.
c) Didalam diri orang lain: Individu atau kelompok individu lain didalam karyawan.
d) Di luar diri orang lain : Individu atau kelompok individu di luar organisasi karyawan itu.
a. Kesetaraan Distributif adalah kesetaraan yang dipahami berdasarkan jumlah dan alokasi imbalan ke para individu.
b. Kesetaraan Prosedural adalah kesetaraan yang dipahami berdasarkan proses yang digunakan untuk menetapkan distribusi imbalan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar